Room (2015)

8/10 dari 1 reviewer
881 viewer

Tanggal Rilis Room: 4 September 2015 (Festival Film Telluride di Amerika Serikat)

Bagaimana jadinya jika seorang anak lahir dan dibesarkan dalam sebuah ruangan sempit? Seumur hidupnya, Jack hanya mengenal sang ibu dan tak pernah melihat dunia luar. Joy sang ibu disekap sejak 7 tahun yang lalu dan tinggal bersama putranya di sebuah ruangan berjendela kecil. Cerita berubah manakala mereka berhasil diselamatkan dan Jack-pun akhirnya merasakan bagaimana hidup di dunia yang sebenarnya, jauh dari tembok ruangan yang melingkupinya selama ini, dan berinteraksi dengan orang-orang yang belum pernah dilihat seumur hidupnya. Namun, perubahan paling besar jutsru dirasakan oleh Joy yang merasa tak aman meninggalkan "ruangan"-nya, mampukah ia bertahan menghadapi gejolak perbedaan tersebut?

Dibintangi oleh Brie Larson yang berperan sebagai Joy, Room menuai banyak pujian dari kritik. Film ini telah mendapat penghargaan di Golden Globe Awards, Critics' Choice Movie Awards, SAG Awards, dan BAFTA Awards, semuanya untuk kategori aktris terbaik. Bahkan, Larson juga berhasil meraih penghargaan puncak sebagai Best Actress dalam Piala Oscar lewat perannya di film ini.

Judul Film : Room
Kategori: Film Barat, Film Hollywood
Rumah Produksi: Element Pictures, No Trace Camping Film4, A24 Films (Distributor)
Genre: Drama Keluarga
Sutradara: Lenny Abrahamson
Penulis Naskah: Emma Donoghue
Penata Musik: Stephen Rennicks
Soundtrack: Mladen Milicevic
Pemeran: Brie Larson, Jacob Tremblay, Joan Allen, Sean Bridgers, Wiiliam H. Macy
Rating IMDb: 8.1/10
Rating RottenTomatoes: 96%
Rating Metacritic: 86/100
Trailer Room
Berita dan Artikel Terkait
Review Room

Tulis Review Film Ini:
Review :
Mengizinkan Penggunaan BBCode: [spoiler]SPOILER DITULIS DI SINI[/spoiler]
   

1 orang mereview film ini

Akting Mengesankan, Cerita Kurang Sempurna

Oleh Roy Eka  29 April 2016
=Room berkisah tentang kehidupan Joy yang terisolasi dari dunia luar selama 7 tahun. Ia diculik dan diperkosa oleh seorang pria bernama Old Nick yang mengurungnya di sebuah ruangan kecil. Putranya, Jack, lahir di tempat itu dan tak pernah tahu tentang dunia luar. Meskipun depresi, Joy berusaha menjadi yang terbaik bagi Jack dan bertahan dari siksaan batin yang dideritanya. Lelah terus terkurung di tempat terkucil itu, Joy pun akhirnya bercerita pada Jack tentang dunia luar, dan menyusun rencana untuk melarikan diri bersama anaknya.

Misteri terbesar dalam Room bukanlah berhasil tidaknya Joy dan Jack lolos dari cengkeraman Old Nick, tapi bagaimana mereka beradaptasi dengan dunia luar setelah sekian lama terkurung dalam ruangan sempit yang bahkan tak punya jendela. Room punya sisi menarik karena di saat kita semua menebak bahwa Jack-lah yang akan kesulitan menyesuaikan diri, namun ternyata Joy adalah pihak yang paling merasa tertekan setelah berhasil kabur. Baik Brie Larson maupun Jacob Tremblay sama-sama mengantarkan performa yang patut diacungi jempol. Sayangnya, ada sedikit  lubang dalam visualisasi cerita yang kurang memaparkan penyebab Joy menjadi lebih depresi setelah berhasil menyelamatkan diri. Jika penulis cerita ingin membangun rangkaian kejadian yang terjadi setelah Joy berkumpul kembali bersama keluarganya sebagai penyebab depresinya, maksud itu tampak tak tersampaikan dengan baik. Padahal, Room bisa menjadi sajian psikologis yang menarik untuk melihat bagaimana manusia bisa bertahan menghadapi cobaan seperti itu dan apa yang terjadi setelahnya.
Review & Trailer Lainnya
Berita Popular


Artikel Popular